MWCNU Tegowanu Fasilitasi Penyembelihan 52 Ekor Dam Jamaah Haji KBIHU PCNU Grobogan, Wujudkan Amanah dan Kepedulian Sosial – MWCNU TEGOWANU
  • Selamat Datang di Website Resmi MWCNU Tegowanu Grobogan — Meneguhkan Islam Ahlussunnah wal Jama’ah, Menyemai Ukhuwah dan Menguatkan Jam’iyyah untuk Kemajuan Umat
Senin, 1 Juni 2026

MWCNU Tegowanu Fasilitasi Penyembelihan 52 Ekor Dam Jamaah Haji KBIHU PCNU Grobogan, Wujudkan Amanah dan Kepedulian Sosial

Bagikan

Tegowanu, 31 Mei 2026 – Suasana penuh kebersamaan dan keberkahan tampak di halaman Kantor MWCNU Kecamatan Tegowanu pada Minggu (31/5/2026). Sejak pagi hari, para pengurus Nahdlatul Ulama, panitia, juru sembelih halal, keluarga jamaah haji, serta masyarakat sekitar berkumpul untuk menyaksikan dan mengikuti prosesi penyembelihan hewan dam (al-hadyu) milik jamaah haji Kecamatan Tegowanu yang tergabung dalam KBIHU PCNU Kabupaten Grobogan.

Kegiatan yang telah menjadi bagian dari pelayanan dan pendampingan jamaah haji tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar. Tahun ini, sebanyak 52 ekor kambing disembelih sebagai hewan dam para jamaah haji. Penyembelihan dimulai pukul 07.00 WIB dan dilaksanakan di lingkungan Kantor MWCNU Kecamatan Tegowanu dengan melibatkan petugas yang telah memiliki kompetensi dan sertifikasi resmi sebagai Juru Sembelih Halal (Juleha).

Sebanyak lima orang penyembelih bersertifikat halal bertugas dalam kegiatan tersebut. Dengan pengalaman dan keahlian yang dimiliki, proses penyembelihan dapat dilakukan sesuai dengan syariat Islam, memperhatikan aspek kesejahteraan hewan, kebersihan, serta standar halal yang berlaku. Seluruh proses berjalan lancar berkat kerja sama dan gotong royong para panitia, relawan, dan warga yang turut membantu.

Kegiatan ini mendapat perhatian dan dukungan dari berbagai pihak. Hadir dalam kesempatan tersebut KH. KH. Busri ar-Razi selaku Ketua Syuriyah MWCNU Kecamatan Tegowanu, Dr. Fadil, M. Ag. selaku Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Tegowanu beserta jajaran pengurus, serta perwakilan dari Kelompok Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah (KPIHU) PCNU Kabupaten Grobogan yang dipimpin oleh K. Muzamil. Selain itu, turut hadir pula jajaran dari Kementerian haji dan umrah Kabupaten Grobogan, yang ikut memantau dan menyaksikan pelaksanaan kegiatan dari awal hingga selesai.

Kehadiran para tokoh agama, pengurus NU, dan unsur Kementerian Haji dan Umroh menjadi bukti sinergi yang baik dalam memberikan pelayanan kepada jamaah haji. Mereka bersama-sama memastikan bahwa seluruh proses pelaksanaan dam berjalan sesuai ketentuan syariat dan peraturan yang berlaku.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan dam ini tidak hanya menjadi bagian dari penyempurnaan ibadah jamaah haji, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Setelah proses penyembelihan selesai, daging hewan dam segera diproses, dikemas, dan didistribusikan kepada berbagai kelompok penerima manfaat.

Penerima daging dam meliputi masyarakat fakir miskin, anak-anak yatim piatu, panti asuhan, pondok pesantren, serta masyarakat sekitar yang membutuhkan. Salah satu lembaga yang menerima manfaat dari kegiatan tersebut adalah Panti Asuhan Darul Hadlonah. Selain itu, sejumlah pondok pesantren yang berada di lingkungan MWCNU Tegowanu juga mendapatkan bagian daging dam untuk para santri.

Tidak hanya masyarakat umum, sebagian daging juga diberikan kepada keluarga jamaah haji. Hal ini menjadi bentuk kebahagiaan tersendiri bagi keluarga yang dapat merasakan secara langsung hasil pelaksanaan dam dari anggota keluarganya yang sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Salah satu hal yang menjadi keunggulan pelaksanaan dam melalui MWCNU Tegowanu adalah aspek transparansi dan keterbukaan. Keluarga jamaah dapat menyaksikan secara langsung proses penyembelihan, pengemasan, hingga pendistribusian daging. Dengan demikian, mereka memperoleh kepastian bahwa amanah yang dititipkan oleh jamaah haji benar-benar dilaksanakan dan disalurkan kepada pihak yang berhak menerima.

Sejumlah keluarga jamaah mengaku merasa senang, bersyukur, dan puas dengan pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurut mereka, sistem pelaksanaan dam yang dilakukan di daerah asal memberikan ketenangan karena prosesnya dapat dipantau secara langsung. Selain itu, manfaatnya juga lebih dirasakan oleh masyarakat sekitar yang memang membutuhkan bantuan.

Bagi MWCNU Kecamatan Tegowanu, kegiatan ini bukan sekadar pelaksanaan kewajiban ibadah dam, melainkan juga menjadi sarana untuk memperkuat semangat ukhuwah Islamiyah, kepedulian sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Nilai-nilai kebersamaan yang tercermin dalam gotong royong para panitia, relawan, dan warga menjadi bukti bahwa ibadah tidak hanya berdimensi hubungan dengan Allah SWT, tetapi juga membawa kemaslahatan bagi sesama manusia.

Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Tegowanu, Dr. Fadil, M. Ag, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Mulai dari jamaah haji yang telah mempercayakan pelaksanaan dam melalui lembaga yang ditunjuk, para juru sembelih halal, panitia, relawan, hingga masyarakat yang ikut membantu proses distribusi.

Beliau berharap kegiatan penyembelihan dam yang telah berjalan dengan baik ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang. Selain sebagai bentuk pelayanan kepada jamaah haji, kegiatan ini juga menjadi media dakwah dan syiar Islam yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Pelaksanaan penyembelihan dam di MWCNU Tegowanu tahun 2026 ini menjadi bukti bahwa semangat pelayanan kepada jamaah, profesionalitas dalam pelaksanaan ibadah, dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan. Dengan manajemen yang baik dan dukungan berbagai pihak, amanah para tamu Allah dapat ditunaikan dengan penuh tanggung jawab sekaligus menghadirkan keberkahan bagi masyarakat sekitar.

Semoga seluruh rangkaian ibadah haji yang sedang dijalankan oleh jamaah Kecamatan Tegowanu senantiasa mendapatkan kemudahan, kelancaran, kesehatan, dan perlindungan dari Allah SWT. Semoga seluruh amal ibadah mereka diterima, memperoleh predikat haji mabrur, serta membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama.

“Labbaikallahumma Labbaik. Semoga setiap tetes pengorbanan yang ditunaikan menjadi saksi ketaatan dan menghadirkan manfaat bagi sesama.”

Tim Media MWCNU Kecamatan Tegowanu

SebelumnyaHikam Maqolah 5
Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MWCNU TEGOWANU
Jl. Gatot Subroto (Semarang – Purwodadi) KM.24 Tegowanu Grobogan Jawa Tengah Kode Pos 58165
Luas Area1200 m2
Luas Bangunan800 m2
Status LokasiTegowanu
Tahun Berdiri2025